Solopos.com, SRAGEN - Pemudik
dari sejumlah kota besar mulai berdatangan di Stasiun Kota Sragen, Kamis
(1/8/2013). Pada H-7 ini, jumlah pemudik datang dengan menggunakan
moda transpontrasi kereta api bertambah jika dibandingkan beberapa hari
sebelumnya. Puncak kedatangan pemudik diperkirakan pada H-3.
Kepala Stasiun Kereta Api Sragen, Gunawan, saat ditemui di kantornya,
Kamis, mengatakan jumlah kedatangan pemudik memang mengalami
peningkatan. Pada H-7 ini pemudik yang datang dari Jakarta ialah
sebanyak 70-80 orang.
Mereka tiba di Stasiun Sragen sekitar pukul 05.00 WIB dengan Kereta
Api Brantas. Sementara, jumlah pemudik yang datang dari Jakarta dengan
kereta api tambahan baru sekitar 20 orang.
Berdasarkan pantauan Solopos.com, Kamis siang, masih
ada beberapa pemudik dari arah Surabaya yang turun di Stasiun Sragen.
Jumlahnya memang hanya beberapa, tak sebanyak pemudik yang tiba dari
arah Jakarta.
Menurut Gunawan, beberapa hari sebelumnya sebenarnya juga ada pemudik
yang tiba di Stasiun Sragen. Namun, jumlahnya hanya beberapa, bercampur
dengan sejumlah penumpang yang memang sering menumpangi kereta api
untuk bekerja.
Gunawan memprediksi puncak kedatangan pemudik ialah pada Rabu atau
H-3 Lebaran. Pada hari itu jumlah penumpang yang datang diperkirakan
lebih dari 100 orang. Namun bisa juga kurang dari itu karena pemudik
asal Sragen juga bisa berhenti di Stasiun Kereta Api (KA) Solo.
Sementara, puncak arus balik diperkirakan pada H+8. “Hari ini
[Kamis] jumlahnya sudah mengalami peningkatan namun belum terlalu
banyak. Puncaknya mungkin pada Rabu nanti,” tandasnya.
Diberdayakan oleh Blogger.
Arsip Blog
Label
- Event (4)
- Harga kamera (2)
- Harga lensa (2)
- Kamera DSLR (12)
- Perlengkapan (15)
- Review (4)
- Tips (7)
- umum (21)
Tidak ada komentar: